Minggu, 25 Desember 2011

Lucky i'm in love with my best friend :)


Cirebon
16 Desember 2011
10.38 WIB

Semalam aku bilang pada ibuku, kalau teman lelakiku akan datang dan aku ingin memasak untuknya. Lauk yang sangat sederhana yang akan ku buat untuknya. Berharap dia senang. Ibuku langsung meng-iya-kan pendapatku.

Pagi tadi, aku ke pasar membeli segala bahan masakan yang akan ku masak nanti...hmm ‎​pukul 08.00 WIB dia baru berangkat dari Ciamis, masih lama pikirku.

Ponsel ku pun berdering, ternyata dia sudah sampai...cepat-cepat aku menjemputnya di tempat dia menungguku. Tak ingin dia menunggu lama, aku pun berlari menujunya.

Itukah? Itukah dia? Berperawakan tinggi, kemeja merah hati, jins, dan tas ransel di punggungnya.
Ketika kusapa "apa kabar Gus?", dengan senyum simpulku.
"Baik mel..", berbalik senyum kepadaku.
"Ini beneran Agus?", sambil tertawa diriku menatapnya
"Iya Meell...kenapa? beda ya?", tanyanya
"Iya..beda ya..", jelasku sambil mengerutkan kening, kemudian tersenyum lagi.

Kami pun berjalan menuju rumah ku. Berbincang disepanjang jalan, tak sengaja kutunjukkan rumah ayahku-mungkin dia heran, kenapa berbeda rumah-dan kami terus berjalan menuju rumah ku.

Sesampainya di rumah, kami pun masuk, ibuku langsung menyambut kami. Ternyata beliau tidak lupa akan sosok di depannya. Dulu yang masih kecil, sekarang tumbuh menjadi lelaki tinggi dan tegap.
Mereka saling bercerita, dan aku hanya tersenyum menatapnya-masih tak percaya, jika dia ada di hadapanku kini.

Aku mengajaknya untuk makan siang di rumahku.
Aku ingat ketika dia tiba-tiba mengirimiku pesan singkat, "Mee..ll kpn mkn bareng? hhaha"
"Iya nanti juga ada saatnya kita makan satu meja gus...hehe", balasku.
Dan ternyata, apa yang dia inginkan hari ini terlaksana. Kami makan satu meja, dirumahku.

Tak perlu menunggu lama, kami pamit untuk keluar rumah.
Sepanjang perjalanan, kami sibuk menceritakan memori yang berdebu dan usang. Tertawa bersama atas kekonyolan-kekonyolan masing-masing.

Tak hentinya dalam hati, aku mengucap syukur, atas kehadirannya kini dalam hidupku. Matanya yang coklat terang, mampu membuat denyut jantungku berdetak lebih cepat....lalu pertanda apakah ini?

#sayangakang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar