Rabu, 26 Oktober 2011

Sepucuk surat untuk belahan jiwaku..

Assalamu'alaikum...

Mungkin ini akan terdengar sedikit gila untukmu, wahai kekasih hatiku dimanapun engkau berada
Tapi tunggu dulu,,!
Sebelum aku mengungkapkan isi hatiku ada baiknya engkau menghilangkan prasangka yang mengganjal di hati tentangku
--sudah??--

Kalau masih belum bisa, tolong benar-benar bersihkan dahulu jiwamu itu tentang hal yang tak berkenan tentangku, lihat aku dari sisi yang lain...
--sungguh?sudahkah?--

Baiklah...mari kita mulai saja ya sayang...

Kekasihku...
Tahukah engkau, jika aku sebenarnya menunggumu sejak lama...
Namun engkau tak kunjung datang jua
Bahkan aku tak tahu engkau di belahan bumi mana
Bagaimana rupamu
Bagaimana sikapmu
Bagaimana pribadimu
Berjuta pertanyaan ada di benakku tentangmu...

Mungkin Allah belum mempertemukan jalanmu padaku...

Kekasih hatiku siapapun engkau...
Beribu tetesan hujan yang jatuh ke bumi tak 'kan tergantikan dengan tetesan air mata disetiap malam-malamku untuk memohon padaNya
Agar jika engkau datang kepadaku, engkau diberi kesehatan untuk tetap menjaga hatiku yang rentan sekali rapuh
Diberi kemudahan untuk melangkahkan kaki menuju jiwaku yang kelam dan berharap engkau akan membawa pelita bagi ruang jiwaku
Diberi rizqi lahir batin yang melimpah untuk membahagiakanku yang dengan senyum tulusmu akan mengantarkan kita pada gerbang kebahagiaan
Diberi umur yang cukup untuk selalu setia menemani hari-hariku yang kosong, dengan hadirnya engkau hariku mungkin penuh dengan makna
Diberi kesabaran untuk menghadapiku ketika aku khilaf nanti dan berharap engkau meredakanku layaknya hujan di padang gersang...

Duhai kekasihku yang masih dirahasiakanNya...
Dunia ini memang begitu luas
Namun cintaku padamu melebihi luasnya dunia ini
Meski rupamu belum aku ketahui
Namun yakinlah cinta tulusku hanya untukmu
Inilah ungkapan hatiku padamu
Meski kau tak tahu siapa aku
Namun aku yakini Allah akan mencintaimu dan menjagamu untukku

Wahai kekasihku yang akan menjadi imamku kelak...
Penantian ini terasa begitu panjang untukku..
Sempat terpikir untuk tak menginginkan adanya ikatan hati suatu hari nanti denganmu
Namun aku hanyalah insan yang menginginkan keridhoanNya dengan menjalankan sunnah RassulNya
Dan kembali mengingat ayatNya
"Bahwa setiap manusia diciptakan untuk berpasang-pasangan"
Lalu aku yakini itu sayang...
Bahwa suatu hari nanti engkau akan datang kepadaku
Dengan membawa hati dan cintamu yang tak terbendung untukku

Allah mungkin sedang menguji kita sayang...
Sampai mana batas kesabaran kita

Namun cintaku...
Jika memang Dia belum mempercayakan kepadaku seorang "engkau"
Maka aku akan bersabar menantimu...
Walau harus beribu malam kulalui dengan linangan air mataku
Jika memang linanganku adalah yang terbaik untukNya...
Aku ikhlas....

Wahai belahan jiwaku...
Jika memang namamu yang tertulis di Lauful Mahfuz
Allah pasti pertemukan kita
...cepat atau lambat
Dan aku tak 'kan lelah menanti...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar